SMA Negeri 2 Nabire Juara Umum Kejurda II Pencak Silat Tapak Suci Nabire

Share

Dengan menyabet 23 medali, yang terdiri atas 12 medali emas, 7 perak dan 6 perunggu, Kontingen Pencak Silat Tapak Suci SMA Negeri 2 Nabire, berhasil menyabet Juara Umum pada Kejuaraan Daerah II Pencak Silat Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci se-Kabupaten Nabire yang dilaksanakan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Bumi Wonorejo, tanggal 19-21 Nopember 2018.

Kejurda kali ini juga sekaligus dimaksudkan untuk mempersiapkan Pesilat Tapak Suci Kabupaten Nabire menuju Kejuaraan Wilayah-II (Kejurwil) Tapak Suci Se-Papua dan Papua Barat yang akan dilaksanakan di Sorong, 19-23 Desember 2018.

Kejurwil Tapak Suci se-Papua dan Papua Barat direncanakan akan diikuti oleh 15 Kontingen Perguruan TAPAK SUCI yang ada di tanah Papua, antara lain :

  1. Tapak Suci Fak –Fak,

  2. Tapak Suci Kaimana,

  3. Tapak Suci Raja Ampat,

  4. Tapak Suci Manokwari,

  5. Tapak Suci Kota Sorong,

  6. Tapak Suci Kabupaten Sorong,

  7. Tapak Suci Bintuni,

  8. Tapak Suci Missol ( Kontingen Khusus),

  9. Tapak Suci Kota Jayapura,

  10. Tapak suci Kabupaten Jayapura,

  11. Tapak suci Kabupaten Kerom,

  12. Tapak suci Kepulauan Yapen,

  13. Tapak Suci Nabire,

  14. Tapak Suci Merauke, dan

  15. Tapak Suci Timika

Kejuaraan Daerah II Pencak Silat Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci se-Kabupaten Nabire diikuti oleh 82 Pesilat Tapak Suci dari 10 Unit Cabang/Kegiatan/Kontingen, antara lain :

  1. SMA Negeri 2 Nabire

  2. SMA Muhammadiyah Nabire

  3. SMA Al Madina Nabire

  4. SMK Negeri 1 Nabire

  5. SMP Muhammadiyah Nabire

  6. SMP Negeri 1 Wanggar

  7. SMP Negeri 2 Wanggar

  8. MTs Mambaul Hisan Karadiri Wanggar

  9. MI Mambaul Hisan Karadiri Wanggar

  10. SD Negeri 01 Wiraska Wanggar

Tujuan kejuaraan ini dilaksanakan adalah untuk membina, mengembangkan serta memantapkan keterampilan dan ketangkasan dalam Seni Bela Diri Tapak Suci Indonesia dan keteguhan jiwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Selain itu, kejuaraan ini juga sebagai wadah silaturahmi dan meningkatkatkan apresiasi pelajar maupun masyarakat, memperkenalkan Tapak Suci Pimda 244 Kabupaten Nabire sebagai perguruan yang senantiasa turut melestarikan budaya bangsa, meregenerasikan pesilat-pesilat Tapak Suci yang tangguh dan berprestasi yang nantinya dapat mengharumkan nama Nabire di tingkat Provinsi, Regional, Nasional maupun Internasional, mengembangkan sifat kompetitif, positif, dengan sportivitas tinggi dan kemampuan softskill maupun hard skill anggota.

Disamping itu kejuaraan ini juga untuk memperkenalkan perguruan seni beladiri Indonesia Tapak Suci kepada masyarakat luas dan pelaku pencak silat di Indonesia, memaksimalkan potensi anggota Tapak Suci Tapak Suci Pimda 244 kabupaten Nabire dalam setiap event pertandingan maupun kegiatan lain untuk meraih kuantitas dan kualitas prestasi nasional-internasional serta melaksanakan program kerja kepengurusan Tapak Suci Pimda 244 Kabupaten Nabire periode tahun 2018-2019.

Sementara itu, Kelas dan Kategori yang dipertandingkan sebanyak 21 kelas, dengan kategori pra remaja, remaja dan dewasa

Berikut hasil perolehan medali pada Kejuaraan Daerah II Tapak Suci kabupaten Nabire:

  1. Juara 1 SMA Negeri 2 Nabire : 12 Emas, 7 Perak, 6 Perunggu

  2. Juara 2 SMP Negeri 1 Wanggar : 3 Emas, 6 Perak, 1 Perunggu

  3. Juara 3 SMA Muhammadiyah Nabire : 2 Emas, 5 Perak, 3 Perunggu

  4. Juara 4 SMK Negeri 1 Nabire : 1 Emas, 1 Perak, 0 Perunggu

  5. Juara 4 SMA Al Madinah Nabire, MT’S Mambaul Hisan Karadiri, SMP Negeri 2 Wanggar : 1 Emas, 0 Perak, 0 Perunggu

  6. Juara 5 SMP Muhammadiyah Nabire : 0 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu

  7. Juara 6 MI Mambaul Hisan Karadiri : 0 Emas, 1 Perak, 0 Perunggu

  8. Juara 7 SD Negeri 01 Wiraska : 0 Emas, 0 Perak, 1 Perunggu

Kegiatan ini diharapan dapat melahirkan generasi baru, baik atlit, pelatih maupun wasit dan juri. Ini adalah salah satu upaya meningkatkan kecintaan kepada Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putra Muhammadiyah di Kabupaten Nabire. Sehingga silaturahmi para atlit, pelatih maupun wasit dan juri Tapak Suci Kabupaten Nabire dapat terjalin dengan erat dan harus dilestarikan, dipertahankan, dikembangkan sebagai wahana membangun sikap mental generasi mendatang.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *